Liburan ke Bandung

Ada foto Asa waktu lagi liburan ke Bandung, saat itu aku lagi hamil besar kira-kira Juni 2007, tapi ga masalah lah yang penting Asa senang dan hapi, nih ceritanya:

“Bu ke Bandung yuk, kita beli baju” itulah celotehan asa kecilku yang senang ke Bandung, entah mengapa kebiasaannya sama dengan ku, suka belanja, hehehe…. “anak kok bisa sama dengan ibunya” kata ayahnya ikut-ikutan menggodaku, iya ya kenapa bisa begitu? apa jangan-jangan pengaruh waktu hamil? aku dan ayahnya sempat tinggal d Bandung? tapi biarin aja, yang penting kita bisa happy dan senang selama di Bandung, mau belanja, mau jalan-jalan, mau makan, or stay di hotel ga masalah ya… hidup Bandung lah…

Ini asa yang dengan takjubnya mamandangi kecebong di kolam, seneng banget dia ngeliatinnya…

Iklan

Me in India

Part Two, February 28 to March 2, 2007

Perjalanan berikutnya setelah mengunjungi New Delhi, kita melanjutkan ke kota Mumbai, disini kotanya lebih bagus di bandingkan New Delhi, saat itu udara di Mumbai adalah 2 derajat celcius, sangat dingin tapi apa daya jaket tidak bawa ya alhasil mencari kehangatan di dalam mobil, hehehe….

Nah di Mumbai ini kita menginap di Oberoi Hotel, hotelnya di tapi pantai (entah apa nama pantainya kurang mudeng, hehehe) tapi untuk urusan view, wah keren abis… Nah di Mumbai ini kita stay 2 hari, keliling ke pusat pertokoan kalo ga salah namanya “Banzer” nah di sini aku beli banyak perhiasan berupa gelang-gelang India, sumpah deh keren abis baik model ragam dan warnanya, sempet beli baju india dan beberapa souvenir untuk oleh2 kerabat dan teman kantor, oh iya di India juga aku bermasalah dengan makanan, entah kenapa hal-hal yang berbau “kari” seperti di tolak oleh pencernaanku…

Nah hari terakhir tiba untuk pulang, sebelumnya kita sempat singgah di Taj Mahal yang terkenal itu, ada banyak foto yang ku abadikan, ya begitulah perjalanan di India yang hanya beberapa hari…

 

Background of me “Taj Mahal”

Inside of Taj Mahal…

Marhaban Ya Ramadhan…

Tiada kata seindah zikir, tiada bulan sesuci ramadhan, andai tangan tak sempat berjabat, kaki tak bisa melangkah, mulut tak bisa berucap, perkenankanlah untaian kata ini sebagai pengganti diri untuk memohon maaf atas segala khilaf dan salah yang pernah ada, selamat menunaikan ibadah puasa, semoga kita mendapat ridho dari Allah SWT, Amin ya robbal alamin…