thanks to you…

Thanks To You

Thanks you for teaching me how to love
Showing me what the world means
What I’ve been dreaming of
And now i  know, there is nothing i could not do
Thanks to You

For teaching me how to feel
Showing me my emotions
Letting me know what’s real
From what is not
What I’ve got is more that I’d ever hoped for
And a lot of what I hope for is
Thanks to you

No mountain, no valley
No time, no space
No heartache, no heartbreak
No fall from grace
Can’t stop me from believing
That my love will pull me through
Thanks to You

There’s no mountain, no valley
No time, no space
No heartache, no heartbreak
No fall from grace
Can’t stop me from believing
That my love will see me through
Thanks to You
Thanks to You

For teaching me how to live
Putting things in perspective
Teaching me how to give
And how to take
No mistake
We were put here together
And if I breakdown
Forgive me but it’s true
That I’m aching with the love I feel inside
Thanks to You
Thanks to you

Basa basi yang basi abis!!!!

Ceritanya mau coba-coba so merhatiin, lalu bertanyalah dia siang ini pukul 14.38, isinya “Dah makan?” begitulah pesan pendek yang kuterima siang ini, mencoba mengingat dan mencari tahu apa maksud pertanyaannya, ga lazim menanyakan hal seperti itu biasanya, jam makan siang pun jelas sudah lewat hampir 2 jam… dan dia tahu juga padahal hari ini jelas-jalas aku berpuasa, so… intinya basa basi yang basi abis…

tambah aneh :-(, bukannya minta maaf dan tidak mengulangi eh malah nanya yang jelas2 sudah tahu jawabannya…

so sad :-(

Ampun deh, gimana lagi cara ngomonginnya? baik-baik udah, pake acara marah dan ancaman juga udah, tapi masih ajatidak berubah, malahan sampai kadang2 akunya yang jadi ga percaya diri sendiri, ini memang benar apa cuma perasaan saja? tapi, kejadian pagi ini jelas membuat aku kembali bertanya dan meragu, kok seperti ini? kenapa masih dia bersikukuh tidak seperti itu padahal memang sebenarnya dia seperti itu?

Ya , kayanya lebih baik bicara dengan batu yang tidak memiliki perasaan dan memang tidak bisa diubah, dari pada bicara kepada seorang manusia yang memiliki perasaan tapi tak mau berubah… Ya kalau kamu maunya seperti ini silakan, mungkin hari ini terakhir aku akan membahas “hal” ini sama kamu, cape sudah rasanya untuk merubahmu menjadi yang ku mau…

‘bagaimana orang dapat mencintai orang lain, bila untuk mencintai dirinya sendiri dia merasa kesulitan’

really disappointed with you this day 😦

Jogyakarta, Borobudur dan Wisata Kuliner

31 Mei 2010
The end of the month

Dapat misi lagi 😉 kali ini perjalanan menuju kota “gudeg”, Jogyakarta…
Dari soekarno hatta pesawat berangkat jam 13.20 menuju Jogyakarta, wah kali ini perjalanannya bisa dinikmati banget deh, gimana engga? Dapat pesawat baru boing 737 800 new series 🙂 good boing with good facilities…  Perjalanan bertambah sempurna dengan cuaca yang sangat cerah, sempat hunting beberapa foto di atas awan, jadi teringat masa kecil…. “awan itu sama kaya kapas ya? :-)”

Setelah duduk nyaman dikursi no 26a langsung mataku tertuju pada touch screen dan langsung menjatuhkan pilihan pada Greatest hits-nya Bonnie Tyler, the old song yang sangat menghibur, mulai Total Eclipse of the heart; have you ever seen the rain; making out of nothing at all sampai if you were a women (and I was a man), terhibur? Pastilah…

Sayang jarak tempuh yg pendek mengharuskan saya menghentikan “kenikmatan” sesaat itu hehehe…

Sampai di Jogyakarta langsung bekerja dan survai sana sini, sampai akhirnya memutuskan makan malam seafood di Gubug Makan MangEngking dan tekulai lemas menikmati malam dalam kamar gedung agung Jogyakarta….

Hari ke-2 dan 3
1st and 2nd day of June

Hari ini jelas ga bisa beranjak ke mana-mana, menyelesaikan tugas negara 🙂 sampai titik keringat terakhir, hanya sempat beberapa kali wisata kuliner untuk mengisi kekosongan perut hehehe…. (tetap kalo makan sempat), sempat mampir di tempat makan yang wajib didatangi oleh ku bila aku berkunjung ke kota ini seperti Bakmi Kadin… (jadi pengen nih, untung ga lagi ngidam.. hehehe….) kemarin selama 4 hari di Jogyakarta, sempat wisata kuliner ke beberapa tempat sebagai berikut:

1 . Bakmi Kadin, di Jalan Bantaran Kulon No. 3 &6 Yogyakarta memiliki bakmi jawa yang menurutku paling mantap banget, dimasak pakai arang, campuran mie, telur bebek dan ayam kampung serta irisan cabai rawit, ehm enake’ pool…. jangan lupa minum es tape, dijamin ok banget…

2. Al Barokah, warung soto Pak Sholeh, di jalan Wiratama 48 Tegalrejo Yogyakarta, warung soto ini menyediakan soto daging sapi dan teman-temannya, kuahnya yang bening namun gurih menjamin anda untuk tambah mangkuk berikutnya…. kaya yang punya saham aja disana pakai promosi segala…

3. Gajah Wong, di Jalan Gejayan Yogyakarta ini, memiliki beberapa atmosphere ruangan yang berbeda, ada nuansa country, jawa, dsb, tapi kalo  menurutku di tempat ini makanannya leh western, jadi jangan coba cari bakmi jawa disini… hehehe….

4. Gubug Makan Mang Engking, Jl. Soragan No. 13 Jogyakarta, menyediakan aneka sea food yang yummy…. boleh dicoba, harga relatif lebih murah dibandingkan Jakarta…

5. Bebek Goreng H. Slamet, terletak di jalan Gejayan, buat pencinta kuliner bebek dijamin akan memuaskan, sambelnya T.O.P banget deh ah…

6. Gudeg Wijilan, suka sama masakan yang manis? makanan ini wajib untuk dicoba…

7. Soto Sawah, Soragan Ngestiharjo, beda sama soto di atas, soto ini menawarkan daging ayam sebagai menu utamanya, ditambah es doger yang berwarn aputih, harus dicoba…

Hari ke-4 “our last day”

Sebelum memutuskan pulang ke Jakarta, pertama tidak buang2 waktu untuk foto-foto di istana Yogyakarta, kedua sepakatlah kami untuk mengunjungi situs sejarah candi borobudur, sampai lupa kapan aku terakhir mengunjungi candi ini, walaupun hampir dalam 1 tahun kota ini sempat ku singgahi, kalo ga salah 1996 atau 1997 waktu aku masih sma, hunting foto tentulah… ini beberapa oleh2nya 😉