Tempat Belanja di Seoul, Korea Selatan

Namdaemun Market

Pasar Namdaemun ini adalah tempat belanja tradisional Korea. Apa saja dan segala macam kebutuhan hidup sehari-hari dapat ditemukan ditempat ini, mulai dari pakaian, perhiasan, kacamata bahkan kebutuhan untuk memasak dan rumah tangga. Di sini juga terdapat toko kerajian dan terkenal dengan tempat penjualan produk pakaian Korea yang terkenal itu :D.
Ingin lebih lengkap? Silakan buka http://www.namdaemunmarket.co.kr atau http://www.enamdaemun.com
Telp. 82-1-5446680, Fax. 82-2-7753392

100_2378

Baca lebih lanjut

Syair Cinta Sepasang Pecinta

Cinta adalah kekuatan yang mampu
menubah duri jadi mawar
mengubah cuka jadi anggur
mengubah malang jadi untung
mengubah sedih jadi riang
mengubah setan jadi nabi
mengubah iblis jadi malaikat
mengubah sakit menjdai sehat
mengubah kikir jadi dermawan
mengubah kandang jadi taman
mengubah penjara jadi istana
mengubah amarah jadi ramah
mengubah musibah jadi muhibah
itulah cinta

Sekalipun cinta telah kuuraikan dan kujelaskan panjang lebar
namun jika cinta kudatangi, aku jadi malu pada keteranganku sendiri
meskipun lidahku telah mampu menguraikan dengan terang
namun tanpa lidah, cinta ternyata lebih terang
sementara pena begitu tergesa-gesa menuliskan
kata-kata pecah berkeping-keping begitu sampai kepada cinta
dalam menguraikan cinta, akal terbaring tak berdaya
begaikan keledai terbaring dalam lumpur
cinta sendirian yang menerangkan cinta dan percintaan

(Jalaluddin ar Rumi)

Bukchon Hanok Village

Bukchon Hanok Village

Perkembangan pesat di Seoul, Korea Selatan,  telah banyak menggantikan yang lama dengan yang baru, salah satunya adalah perubahan lingkungan tempat tinggal. Lingkungan asli tetap dirawat baik dan terus dijaga menjaga tradisinya. Bukchon Hanok Village, sebuah daerah yang didedikasikan untuk melestarikan rumah tradisional Korea yang disebut ‘hanok,’ disertai dengan sejarah dan pesona rumah tradisional Korea.

100_2354

Bukchon Desa Hanok adalah rumah bagi hanoks, banyak yang telah berubah menjadi akomodasi dan fasilitas komersial lainnya sambil mempertahankan tata letak tradisional Korea. Desa Hanok ini juga terletak dekat dengan beberapa tempat wisata, termasuk istana kerajaan, Pasar Dongdaemun dan Namdaemun, dan Sekolah Tinggi Jungang, yang merupakan lokasi film untuk drama Korea yang terkenal, ‘Winter Sonata. “

100_2353

100_2348 Baca lebih lanjut

Namsangol Hanok Village

Arti Namsangol Hanok Village

Namsangol Hanok Village atau dalam bahasa Indonesia yang artinya Kampung Hanok Gunung Nam merupakan daerah perkampungan yang terdiri dari beberapa rumah tradisional Korea yang didirikan di kaki Gunung Nam. Kampung ini didirikan sebagai objek wisata baru pada tahun 1998 dan untuk memperingati ulang tahun kota Seoulyang ke-600 tahun. Kampung ini memiliki luas keseluruhan 8000 m persegi.

Hanok Village terletak di area Pil-doing, di sebelah utara kaki gunung Namsan. Selama Dinasti Joseon, tempat ini dijadikan resort musim panas dan tempat bermain. Untuk memperoleh gambaran tentang kehidupan Leluhur Korea, maka dipindahkan 5 rumah tradisional ke kawasan ini. Rumah-rumah ini menggambarkan jenis perlengkapan dan peralatan yang dipergunakan berdasarkan status sosial orang yang menghuninya.

100_2318

100_2435 Baca lebih lanjut

Winter in Korea… Part 2

Hari ke tiga, Jumat 22 Februari 2013

Pagi ini melihat jendela hotel kota Seoul menjadi putih tertutup oleh salju, ternyata semalam turun salju, sayang tak sempat aku melihatnya. Hari ini dipeniuhi oleh rapat dan briefing di kantor Keduaaan RI di Seoul, still winter here tapi suhu sudah menjadi -3 derajat Celsius, tetap saja rasa dingin membuat kita memakai pakaian double bahkan triple (baca ndeso hehehehe…)

Indonesian Embassy in Seoul, Korea (Republic)
55, Youido-Dong, Yeongdeungpo-gu Seoul 150-010
Korea (Republic)

Telp.  (+82) 2 783-5675-7; (+82) 2 783-5371 / 72, Fax. (+82) 2 780-4280

edit 100_2281

Hari ini pun setelah melalukan rapat persiapan dilanjutkan dengan survey dan melihat beberapa tempat acara…

edit 100_2256

Hari ke empat, Sabtu 23 Februari 2013

Kegiatan hari ke empat ini diisi oleh kegiatan survey ke Bukchon Hanok Village, Namsangol Hanok Village dan Insadong. Hanok Village merupakan perkomplekan rumah tradisional Korea yang saat ini masih tersisa di Korea. Sedangkan Insadong merupakan tempat belanja khususnya kerajinan yang dihasilkan oleh Masyarakat Korea, boleh dibilang harga disini relative lebih mahal karena hasil kerajinannya pun sangat bagus.

Bukchon Hanok Village

Perkampungan ini sejarahnya merupakan permukiman dan tempat tinggal para pejabat dan anggota keluarga kerajaan pada masa Dinasti Joseon. Kampung Hanok Bukchon merupakan sebuah perkampungan rumah tradisional Korea yang memiliki sejarah yang panjang yang terletak dianata Istana Gyeingbok dan Istana Changdeok. Bukchon bermakna Kampung Utara dikarenakan berlokasi di sebelah utara kali Cheonggye (Cheonggyecheon) dan Jongno.

Begitu kita tiba di Bukchon Hanok Village ini langsung kita disuguhkan suasana perkampungan asli Korea, banyak wisatawan yang mengunjungi lokasi ini untuk menikmati Seoul tempo dulu. Arsitektur rumah-rumah kuno dengan  ornamen Korea terasa sangat menyemarakan suasana dan tentu membuat wilayah ini berbeda dengan Korea saat ini.

Di perkampungan Hanok Bukchon ini memiliki lorong-lorong yang sempit dan menampilkan suasana kota Seoul pada masa lalu. Kalau menurutku tempatnya sangat indah karena rumah-rumahnya sangat menggambarkan Korea pada tempo dulu. Suasana yang hangat dapat langsung dirasakan begitu kita masuk pada perkampungan ini. Rumah-rumah para bangsawan pada masa lalu di kampung ini masih terpelihara dengan baik, dan beberapa di antaranya menawarkan penginapan bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman kehidupan tradisional Korea.

Namsangol Hanok Village

Namsangol Hanok Village atau dalam bahasa Indonesia yang artinya Kampung Hanok Gunung Nam merupakan daerah perkampungan yang terdiri dari beberapa rumah tradisional Korea yang didirikan di kaki Gunung Nam. Kampung ini didirikan sebagai objek wisata baru pada tahun 1998 dan untuk memperingati ulang tahun kota Seoul yang ke-600 tahun. Kampung ini memiliki luas keseluruhan 8000 m persegi.

Insadong

Terkenal dengan pusat perbelanjaan kerajinan khas Korea, kerajinan yang ditawarkan disini sungguh beraneka ragam, mulai dari souvenir untuk oleh-oleh, kerajinan keramik, kerajinan kayu, baju tradisional, kerajianan kertas, aneka kerajianan quilting dan benang, pusat makanan dan aneka kebutuhan lainnya.

(to be continue)